Berikut merupakan Daftar situs Template Blog yang saya dapatkan dan Kumpulkan dari Hasil Pencarian di Google.Jika anda berminat Untuk Mendownload Template Gratis Silahkan Kunjungi Langsung Situs Resminya dan Pilih mana Template Yang Anda Sukai.
Free Blogger Templates (Blogspot)
1.www.btemplates.com
2.www.bloggerbuster.com
3.http://blogtemplate4u.com
4.www.freeblogger-templates.blogspot.com
5.www.blogger-templates.blogspot.com
6.www.finalsense.com
7.www.ourblogtemplates.com
8.www.bloggerstyles.com
9.www.eblogtemplates.com
10.www.blogspottemplate.com
Free WordPress Templates
1. www.prowordpressthemes.com
2. www.wordpresstemplates.com
3. wordpresstemplates.name
4. www.skinpress.com
5. www.wordpress.org
6. www.topwpthemes.com
7. www.blogohblog.com
8. www.templatesbrowser.com
9. www.wpskins.org
10. www.freewordpresstheme.info
Labels
Statistik
Sabtu, 19 Januari 2013
Cara Cepat Menghafal Musim di Jepang
Author :
Unknown
Dalam
bahasa Jepang pun banyak sekali kosakata yang berupa singkatan seperti musim di
Jepang dalam setahun bisa disingkat hanya dengan menuliskan 4 huruf kanji
saja, 春夏秋冬 dengan melihat 4 kanji ini saja kita bisa faham bahwa
kanji pertama menunjukan musim semi (春 haru), kanji kedua menunjukan musim
panas (夏 natsu), kanji ketiga menunjukkan musim gugur (秋 aki) dan kanji keempat
menunjukkan musim dingin (冬 fuyu). Sebagai contoh saya tuliskan beberapa
pengalaman teman teman dalam menghapal nama empat musim dalam bahasa
Jepang (Haru,Natsu,Aki,Fuyu) ini, kedengarannya cukup unik dan
lucu. Bagi pembelajar bahasa Jepang pemula kadangkala banyak
yang belum terbiasa dengan ucapan bahasa Jepang, atau yang
sudah lama sekali tidak menggunakan bahasa Jepang, sering lupa atau
terbolak-balik menggunakannya. Berikut ini ada cara yang dilakukan seorang
teman untuk menghapal empat musim tersebut.
Musim semi yang dalam bahasa
Jepangnya 春 Haru. Seperti kita ketahui haru dalam bahasa
Indonesia adalah suasana hati yang penuh empati,dst (sulit diungkapkan dalam
kata-kata) yang dapat kita alami jika kita masuki musim semi, dimana udara
sejuk dan bunga-bunga mekar seperti bunga sakura, bunga tulip, bungan
mawar dan bunga bunga lainnya. Bagi kita yang memperhatikan keadaan alam
seperti ini akan timbul perasaan haru . atau haru juga bisa
dianalogkan dengan kata baru, karena setiap awal musim semi
biasanya muncul barang barang baru seperti barang elektronik terbaru, suasana
kelas atau teman baru pada saat masuk sekolah atau kampus baru di awal bulan
april, karyawan baru dan wajah wajah baru dari para penyiar TV dan lain
sebagainya.
Musim panas dalam bahasa
Jepangnya adalah夏 natsu. Natsu menggambarkan
dimana orang-orang mempunyai nafsu untuk berjemur di panas sinar matahari.
Musim gugur bahasa Jepangnya
adalah 秋 aki. Aki adalah
sebutan untuk kakek dalam bahasa Sunda, biasanya yang
disebut aki atau aki aki dalam bahasa sunda menunjukkan
seseorang yang tua , rambut berubah memutih penuh uban, gigi sudah mulai
rontok seperti halnya daun daun berguguran di musim gugur. Di
sini dapat diartikan bahwa musim gugur adalah saatnya daun-daun berguguran
seperti halnya kakek atau aki aki yang menunggu saatnya untuk
"berguguran". seiring dengan bertambahnya usia.
Musim dingin yang dalam
bahasa Jepangnya adalah 冬 fuyu. Fuyu dalam bahasa Indonesia hampir mirip dengan kata kuyu atau layu yang
dapat kita artikan sebagai wajah yang lesu, tidak semangat. Sehingga dapat
dianalogikan dengan suasana musim dingin yang membuat kita malas beraktivitas
karena dingin.
Jajanan Tradisional Jepang (part 2)
Author :
Unknown
MANJU :
Manju Adalah tradisional Jepang yang populer . Ada banyak jenis Manju, tetapi kebanyakan memiliki luar dibuat dari tepung terigu, tepung beras dan gandum dan pengisian an (pasta kacang merah), terbuat dari kacang Azuki rebus dan gula. Mereka direbus bersama-sama lagi dan diremas. Ada beberapa jenis pasta kacang yang digunakan termasuk koshian, tsubuan, dan tsubushian.
Manju Adalah tradisional Jepang yang populer . Ada banyak jenis Manju, tetapi kebanyakan memiliki luar dibuat dari tepung terigu, tepung beras dan gandum dan pengisian an (pasta kacang merah), terbuat dari kacang Azuki rebus dan gula. Mereka direbus bersama-sama lagi dan diremas. Ada beberapa jenis pasta kacang yang digunakan termasuk koshian, tsubuan, dan tsubushian.
Melonpan (meronpan), Juga dikenal sebagai panci Melon, Melon roti atau roti, roti manis produk dari Jepang, tetapi juga populer di Taiwan dan Cina. Mereka dibuat dari adonan yang kaya tercakup dalam lapisan tipis adonan kue renyah. Penampilan mereka menyerupai melon, seperti rock melon (semangka). Mereka tidak tradisional rasa melon. Tetapi di masa sekarang ini telah menjadi populer untuk produsen untuk menambah melon melon ke roti. Variasi ada, termasuk beberapa dengan beberapa chocolate chips antara lapisan kue dan diperkaya adonan lapisan, dan non-melon dibumbui dengan versi karamel, maple sirup, cokelat, atau rasa lain, kadang-kadang dengan sirup, kocok atau krim rasa, atau puding sebagai pompa. Dalam kasus variasi tersebut, nama dapat membuang kata “semangka” ( “mapel panci”) atau mungkin tetap sekalipun tidak ada rasa melon (“cokelat melon pan”).
KAKIGORI :
Kakigori adalah makanan pencuci mulut
Jepang yang terbuat dari rasa es serut dengan sirup.stroberi, ceri, lemon, teh hijau, anggur, melon, “biru-Hawaii” plum manis, dan berwarna sirup. Beberapa toko menyediakan varietas yang berwarna-warni dengan menggunakan dua atau lebih yang berbeda sirup. Untuk mempermanis Kakigori, susu kental sering dituangkan di atasnya.
Chawanmushi
Chawanmushi (Chawanmushi, secara harfiah “uap cangkir teh” atau “dikukus dalam mangkuk teh”)
adalah hidangan custard telur yang ditemukan di Jepang yang menggunakan benih
ginkgo. Tidak seperti banyak custard lain, biasanya dimakan sebagai hidangan
pembuka. The custard terdiri dari campuran telur dibumbui dengan kecap, dashi,
dan mirin, dengan berbagai bahan seperti jamur shiitake, Kamaboko, dan udang
direbus ditempatkan dalam cangkir teh seperti wadah. Resep untuk hidangan yang
mirip dengan telur dikukus Cina, tapi mungkin sering berbeda topping.
Jajanan Tradisional Jepang (part 1)
Author :
Unknown
Jajanan
tradisional teryata tak hanya ada di Indonesia saja, di negara lain juga banyak
jajanan khas yang dijual maupun dibuat sendiri dirumah. Misalnya saja di
Jepang, ada berbagai macam jajanan khas yang bisa dinikmati. Yuk kita intip apa
saja jajanan tradisional khas Jepang !
Senbei
Makakan
ini merupakan makanan ringan yang berasal dari Jepang, di buat dari tepung
beras atau tepung serealia yang lain. Makanan ini bisa berbentuk bundar,
persegi, atau persegi panjang yang pipih, dan dimatangkan dengan cara
dipanggang sampai berwarna kuning ke emasan. Dibandingkan kerupuk, senbei jauh
lebih tebal, dan berukuran lebih besar daripada okaki atau arare.
Takoyaki
Nama
makanan yang asalnya dari daerah Kansai, Jepang. Berbentuk bola-bola kecil
dengan diameter 3-5 cm yang dibuat dari adonan tepung terigu diisi
potongan gurita didalamnya.
Takoyaki
biasanya dijual sebagai jajanan di pinggir jalan untuk dinikmati sebagai
cemilan. Toyaki biasanya dijual dalam bentuk set dengan 1 seat berisi 5-10 buh
toyaki, disajikan diatas lembaran plastik berbentuk perahu atau dimasukkan ke
dalam kemasan plastik transparan untuk dibawa pulang.
Okonomiyaki
Jajanan
ini berbahan utama tepung terigu yang encerkan menggunakan air atau dashi,
ditambah kol, telur ayam, makanan laut atau daging babi dan digoreng di atas
penggorengan datar yang disebut teppan. Sesuai dengan namanya, lapisan
atas (topping) okonomiyaki bisa disesuaikan degan selera masing-masing.
Dorayaki
Mendengar
nama makanan yang satu ini tentu tak asing lagi bagi yang gemar menonton film
kartun Doraemon. Ya, Dorayaki adalah makanan utama yang dimakan Doraemon.
Dorayaki
adalah kue tradisional yang bentuknya bundar dan sedikit tembem, terdiri dari
dua lembar kue yang direkatkan dengan selain kacang merah. Dorayaki memiliki
tekstur yang lembut.
\
Kashiwamochi
Ini
merupakan kue Jepang yang dibuat dari tepung beras dengan isi selai kacang
merah. Kue ini termasuk salah satu jenis mochi, dan disebut kashiwamochi karena
dibungkus daun sejenis pohon ek. Daun pembungkusnya tidak untuk dimakan.
Mochi
Mochi
merupakan kue Jepang yang terbuat dari beras ketan, ditumbuk sehingga lembut
dan lengket, lalu dibentuk menjadi bulat. Di Jepang, kue ini sering dibuat dan
dimakan pada saat perayaan tradisional Mochitsuki atau perayaan tahun baru
Jepang.
Festival-Festival di Jepang (part 3) terjadi di tahun baru
Author :
Unknown
Bulan Januari
Tanggal 1, Ganjitsu (Tahun Baru)
Tanggal 1, Ganjitsu (Tahun Baru)
Waktunya untuk
menyantap o-sechi ryori. O-sechi ryori adalah
makanan khusus yang dipersiapkan untuk tiga hari pertama di Tahun Baru
(hari-hari ini disebut san-ga-nichi). Makanan yang indah ini
dipersiapkan sebelumnya. Setelah itu, hanya perlu sedikit memasak selama
liburan, sehingga metode persiapan dan bahan-bahan dipilih untuk memastikan
semuanya tetap segar selama tiga hari. Secara tradisional, setiap masakan
melambangkan keinginan untuk kebahagiaan dan kesuksesan keluarga. Contohnya,
kacang kedelai hitam rebus (mame) disajikan dengan harapan
bahwa setiap orang akan menjalani kehidupan yang sehat (mame), dan
telur ikan herring (kazu no ko,yang dapat diterjemahkan
sebagai “banyak anak”) disantap dengan harapan agar keturunannya makmur.
(Sumber: Nipponnia No. 34, 15 September 2005)
Tanggal 1 sampai 3, Hatsu-mode (kunjungan
pertama dalam tahun tersebut ke tempat suci atau kuil)
Hatsu-mode adalah kunjungan ke sebuah tempat suci
atau kuil yang dilakukan di awal tahun baru untuk mengungkapkan permintaan
tentang kesehatan anggota keluarga, kenaikan pangkat, kedamaian dunia, dll.
Bertahun-tahun yang lalu, orang-orang biasanya pergi berkunjung pada malam
Tahun Baru, ketika gong sedang berbunyi. Kini, pada umumnya kunjungan dilakukan
pada salah satu hari di tiga hari pertama dalam tahun tersebut. Berjuta-juta
orang mengunjungi kuil dan tempat suci yang terkenal, seperti Kuil Meiji
(Tokyo), Kuil Naritasan Shinsho-ji (Propinsi Chiba), Kuil Kawasaki Daishi
(Propinsi Kanagawa), Kuil Yasaka (Kyoto), dan Kuil Sumiyoshi (Osaka). (Sumber:
Nipponnia No. 34, 15 September 2005)
Tanggal 2, Shin-nen Ippan
Sanga (ucapan selamat Tahun Baru kepada Keluarga Kaisar)
Lingkungan Istana
Kekaisaran di Tokyo biasanya tertutup untuk masyarakat umum, tetapi pada
tanggal 2 Januari setiap orang dapat masuk untuk memberikan ucapan selamat
Tahun Baru kepada anggota Keluarga Kaisar, yang melambaikan tangan kepada
masyarakat dari balkon istana yang menghadap Taman Timur. Baru setelah Perang
Dunia II semua penduduk diberikan hak untuk mengunjungi lingkungan istana untuk
tujuan ini. (Sumber: Nipponnia No. 34, 15 September 2005)
Tanggal 11 (tanggal 4 atau 20 di
beberapa daerah), Kagami-biraki (Memotong kue beras Tahun Baru)
Kue beras kagami-mochi bulat
yang besar secara tradisional dipersembahkan kepada para dewa selama perayaan
Tahun Baru, kemudian pada hari ini kue mochi tersebut dipotong
menjadi potongan kecil dan dimaka dengan o-zoni (sup sayur)
atau o-shiruko (sup kacang azuki). Pada waktu kue ini
dipotong, Tahun Baru dianggap telah selesai. (Sumber: Nipponnia No. 34, 15
September 2005)
Tanggal 15 (kira-kira), Dondo-yaki
Hiasan Tahun Baru,
seperti Kado-matsu (hiasan rangkaian tanaman) dan Shime-kazari (ornamen
tali jerami), dibawa ke kuil setempat atau tempat lainnya dan dibakar.
Menghangatkan diri di dekat apinya dikatakan dapat memberikan kesehatan yang
baik dan kebahagiaan selama setahun. Upacara ini dilakukan di seluruh negeri.
Acara pada Kuil Torigoe di Tokyo sangat terkenal. (Sumber: Nipponnia No. 34, 15
September 2005)
Hari Senin Kedua bulan Januari, Seijin
no Hi (Hari Usia Dewasa)
Di Jepang,
orang-orang yang memperoleh hak untuk mengambil suara, minum alkohol dan
merokok pada usia 20 tahun, ketika mereka secara resmi dinyatakan sebagai orang
dewasa. Hari Usia Dewasa merayakan dimulainya masa dewasa untuk orang-orang
yang akan berulang tahun ke-20 pada tahun tersebut. Pada upacara di kota-kota
di seluruh negeri, para pemuda berpakaian jas kerja dan para wanita berpakaian
kimono berwarna cerah berkumpul untuk mendengarkan pidato dan acara yang
bertujuan untuk menanamkan kesadaran terhadap status mereka sebagai orang
dewasa. (Sumber: Nipponnia No. 34, 15 September 2005)
Bulan Februari
Tanggal 3, Setsubun (upacara
tradisional mengusir iblis)
Pada tanggal 3
Februari, hari sebelum musim dingin berubah menjadi musim semi, upacara Setsubundilakukan
untuk mengusir pengaruh yang merusak dan membawa keuntungan serta kebahagiaan.
Di rumah-rumah, kebiasaannya adalah dengan menyebar kacang panggang sambil berteriak, “Oni
wa soto, fuku wa uchi!” (“Iblis keluar, keuntungan masuk!”). Kebiasaan
ini disebut mame-maki. Bintang-bintang media ternama dan para atlit
diundang ke beberapa tempat suci dan kuil terkenal untuk melakukan mame-maki, membawa
kegembiraan tambahan untuk masyarakat. Foto ini memperlihatkan kegiatan
tersebutdi Kuil Kushida di Fukuoka. (Sumber: Nipponnia No. 34, 15 September
2005)
Tanggal 6 sampai 13 (kira-kira),
Sapporo Yuki Matsuri (Festival SaljuSapporo)
Sapporo, kota terbesar
di Hokkaido, merayakan musim dingin dan salju di awal bulan Februari
setiap tahun. Di Taman Odori, Anda dapat melihat lebih dari 150 patung besar
yang terbuat dari salju dan es, menggambarkan berbagai bentuk mulai dari
karakter televisi terkenal sampai karya arsitektur dunia. Ketika malam tiba,
lampu-lampu sorot berwarna-warni membuat patung-patung tersebut berkilauan,
menciptakan dunia impian di musim dingin. Anda juga dapat menonton konser dan
acara lainnya selama kunjungan anda kesana. (Sumber: Nipponnia No. 34, 15 September
2005)
Tanggal 10 dan 11, Festival
Inukko, di Yuzawa, Propinsi Akita
Lilin-lilin
dibakar di kuil dan terdapat patung-patung anjing yang terbuat dari salju,
mengundang pengunjung, khususnya anak-anak untuk masuk ke dalam dunia dongeng.
(Sumber: yokoso!japan weeks JAN.20 - FEB.29,2008)
Bulan Maret
Tanggal 3, Hina Matsuri (Festival Boneka)
Anak-anak
perempuan menempatkan boneka yang mengenakan rok tradisional resmi, untuk
menghiasi bagian rumah dan mengungkapkan permintaan untuk kesehatan dan kebahagiaan.
(Sumber: Nipponnia No. 34, 15 September 2005)
Tanggal 12, Upacara O-mizu
tori, di Aula
Nigatsu-do, Kuil Todai-ji, Nara
Peristiwa penting
dalam kalender Budhis ini diadakan pada salah satu kuil paling terkenal dii
Jepang selama dua minggu, dimulai pada tanggal 1 Maret. Klimaksnya adalah pada
tanggal 12, jauh di malam hari. Obor Taimatsu yang sangan besar berkobar-kobar
dibawa dengan cepat di sepanjang beranda panjang yang mengelilingi Aula
Nigatsu-do. Bunga api bertebaran pada kerumunan orang di bawahnya. Upacara
lainnya, yang jauh lebih serius, diadakan pada saat yang hampir bersamaan, para
pendeta mengambil air dari sebuah sumur di lingkungan kuil, dan
mempersembahkannya kepada patung Kannon. (Sumber: Nipponnia No. 34, 15
September 2005)
Langganan:
Postingan
(
Atom
)