Rabu, 27 Maret 2013

INNOCENT LOVE DORAMA REVIEW


Innocent Love bercerita tentang perjalanan hidup Kanon Akiyama Maki Horikita ) yang kehilangan kedua orang tuanya dalam kebakaran sewaktu ia berumur 12th. Parahnya lagi sebelum kebakaran terjadi, sang kakak, Yoji Seiji Fukushi ) dituduh telah membunuh kedua orang tua mereka. Yojipun dipenjara!!


Years later, Kanon yang tidak pernah mempercayai bahwa kakaknya telah melakukan pembunuhan selalu mengunjungi kakaknya di penjara dan seringkali berkirim surat dengannya.
Iapun bekerja sebagai pelayan di resto sampai kemudian ada seorang customer yang mengenalinya sebagai adik seorang pembunuh, iapun dipecat.
Kanon kemudian pergi ke Yokohama untuk mencari pekerjaan dan bekerja sebagai housekeeping dengan nama palsu. One day ia mesti membersihkan rumah seorang pianis bernama Junya Nagasaki Yujin Kitagawa ).
Melihat foto Junya yang tersenyum, Kanon berkeinginan untuk menyimpannya, namun Junya memergoki dan Junya mengatakan kalau kau memang menginginkan fotoku lebih baik kita berfoto berdua.
Kanon jatuh hati dan kemudian menstalking Junya, melihat kebaikan hati pria ini Kanon semakin ingin berada di dekatnya. Ia menghadiahi Junya kotak musik berbentuk piano.
Junya sendiri memiliki tunangan, Kiyoka, ia menjaganya di rumah. Kiyoka mengalami koma sejak 3th yang lalu. Selain itu ia juga memiliki teman bernama Subaru ( Hiroki Narimiya ), pria satu ini mencintai Junya. Junya, Subaru dan Kiyoka Yuki Uchida ) adalah teman akrab satu kampus. Selain kehadiran Subaru yang mencintai Junya, Mizuki, teman masa kecil Junya juga mencintai sang pianis, baik Subaru maupun Mizuki sama sama menginginkan kematian Kiyoka agar Junya bisa menata hidupnya.
Kanon yang dipecat dari perusahaan housekeeping itu masuk tanpa izin ke rumah Junya dan mendapati Subaru mencabut selang pernapasan Kiyoka. Junya akhirnya meminta Kanon untuk menjadi Pembantu Rumah Tangga di rumahnya.
Kehidupan Kanon yang mulai stabil terganggu oleh kedatangan reporter, Ikeda yang ingin membuat berita investigasi mengenai kasus pembunuhan yang dilakukan kakaknya.
Yoji yang mendapat pembebasan bersyarat kemudian memukul reporter Ikeda dengan martil! Kembali ke penjara, Ikeda menemui Yoji dan menanyakan mengenai kasus pelecehan seksual yang pernah dilakukan ayahnya pada Kanon. Ikeda yang mengasihani Kanon tidak ingin memuat berita itu, namun Editornya malah mempublikasikannya.
Kanon shock! Ia memang kehilangan ingatannya mengenai kasus pelecehan seksual itu, ia malu pada Junya apalagi Junya telah kehilangan Kiyoka, Kiyoka yang sadar dari koma ternyata mencintai Subaru.
Kanon meninggalkan Junya…
Junya yang telah terbiasa dengan keberadaan Kanon di rumahnya merasa kehilangan, ia tahu kalau ia sangat membutuhkan Kanon dan mencintai gadis itu. Mizuki tidak ingin Junya mengejar Kanon dan menguncinya di kamar. Mizukipun berusaha menggoda Junya, namun ia tak bergeming dan mengejar Kanon.
Yoji dibebaskan…Kanon dan Junya finally meet and find a way together. Junya menerima Kanon apa adanya. Yoji tidak terima, ia merasa telah kehilangan segalanya dan berusaha bunuh diri. Junya menghentikan aksinya dan mengatakan bahwa Kanon takkan bisa hidup bahagia jika Yoji meninggal.
Kanon dan Junya menikah…di hari pernikahan mereka, Kiyoka mencoba bunuh diri, Junya menolongnya dan mengalami gegar otak.
Subaru mengatakan isi hatinya pada Junya yang tak sadarkan diri di RS, bahwa ia mencintai Junya, ia ingin Junya bahagia karena itulah ia bersedia menjaga Kiyoka.
Junya sadar namun kehilangan separuh ingatannya, hanya Kiyoka yang ada dalam pikirannya…Kiyokapun yang tadinya ingin bersama Subaru malah berbalik ingin bersama Junya.

Orange Day Dorama



Bersettingkan Jepang musim semi, Kai (Satoshi Tsumabuki) yang berada di tahun terakhirnya sebagai mahasiswa menghadapi konflik batin antara pencarian pekerjaan yang tak kunjung datang dan menikmati hari harinya sebagai mahasiswa yang kan lulus. Dalam perjalanan ke kampus untuk mengikuti seminar mengenai pekerjaan, sahabatnya, Keita memberikannya buah JERUK dan di hari itu juga he finally meet Sae.

Sae (Kou Shibasaki), dulunya seorang pemain biola terkenal dan pernah menempuh pendidikan musik di Juiliard New York, USA namun karena keterbatasan pendengarannya ia terpaksa mengundurkan diri dan kembali ke Jepang. Kai yang terpesona dengan permainan biola Sae kemudian memberikan JERUK itu padanya.

Pengenalan karakter berlanjut dengan Keita yang merengek pada Shohei di ruang kelas untuk membantunya mencomblangi dengan seorang gadis yang ia lihat di taman. Shohei yang terkenal sebagai playboy kampus kemudian membantu Keita. Ternyata gadis yang Keita sukai adalah Sae, Shohei untuk pertamakalinya bertemu dengan Sae dan sahabatnya Akane.
Keita sepertinya kecewa ketika tahu kalau Sae ternyata memiliki masalah pendengaran, Sae juga tidak pernah bicara, untuk berkomunikasi, Sae menggunakan SIGN LANGUAGE, Keita meminta Shohei untuk menggantikan posisinya berkencan dengan Sae di taman hiburan  namun Kai-lah yang akhirnya pergi.
Kai yang mengambil jurusan Social Psychology pernah menjadi volunteer for handicap people yang disanalah ia kemudian bertemu pacarnya, Maho. Kai dan Sae tidak memiliki masalah dalam berkomunikasi bahkan Kai merasa ini merupakan tantangan untuk mengasah kemampuan Sign Language-nya. Sae dan Kai-pun cepat berteman apalagi  Sae mencium Kai di taman hiburan itu.
Maho, pacar Kai menjadi assistant bagi Sae di kampus, ia juga meminta Kai untuk membantunya mendekati Sae agar Sae lebih terbuka padanya. Kai menyadari bahwa Sae sangat mencintai musik, ia dan 2 sahabatnya, Shohei dan Keita mencoba mencari biola Sae yang dijual. Mereka keliling kampus dengan papan besar mengenai biola Sae. (my fave scene, this is what I called “THE REAL CAMPUS LIFE”!! doin unimportant things hehehe…)
Sae, Akane, Kai, Shohei dan Keita kemudian menamai grup mereka Orange Society dan saling curhat di diary. Kenapa Orange? Keita beralasan mereka sebagai mahasiswa tahun terakhir di kampus dengan pengalaman pahit dan manis seperti rasa Orange/Jeruk yang menandai akhir masa remaja dan masa campus life mereka untuk pada akhirnya terjun ke masyarakat…padahal sebenarnya ia melakukan ini hanya untuk mendekati Akane saja.
Shohei kemudian menaruh hati pada Akane begitupun juga dengan Akane, Keita stuck dengan label “nice guy” nya. Hubungan Kai dan Sae-pun semakin intens apalagi semenjak Kai mengatakan akan membebaskan Sae dari kegelapan.
Persahabatan dan cinta mereka berlima menghiasi dorama ini dengan kegamangan masa depan mereka yang menghantui setelah mereka menamatkan kuliah…
Sungguh dorama yang penuh nostalgia akan kehidupan kampus, ketidakpastian masa depan, penentuan jalan kehidupan, romance, havin fun, friendship, youth…

Tempat Download Game Android Gratis


Berikut ini adalah tempat download game Android Gratis terbaru, terkini, dan terupdate untuk anda. Game Android. Namun, tidak ada salahnya jika disini saya akan membantu anda menemukan tempat download game Android Gratis
Silahkan dicek  Tempat Download Game Android Gratis
Tempat Download Game Android Gratis : http://android-core.com/en/ (recommended)
Tempat Download Game Android Gratis : http://www.androgame21.blogspot.com/
Tempat Download Game Android Gratis : http://www.lycandroid.info/
Tempat Download Game Android Gratis : http://www.cara-terbaru.com/search/label/Android
Tempat Download Game Android Gratis : http://www.serbaterbaru.com/
Tempat Download Game Android Gratis : http://www.freewarelovers.com/android
Tempat Download Game Android Gratis : http://android-apk.info/
Tempat Download Game Android Gratis : http://www.freeandroidware.com/
Tempat Download Game Android Gratis : http://www.androiddownloadz.com/
Selamat mencari game Androidnya yah, mudah-mudahan mendapatkan sesuai yang diharapkan  Tempat Download Game Android Gratis

Senin, 18 Maret 2013

Setelah Menjauhnya Dirimu

Kini tak ada lagi yang memenuhi kotak inbox di handphone-ku. Tak ada lagi sapamu yang selalu memanggilku dengan kata teraneh itu. Tak ada lagi ocehanmu yang menyemangatiku. Tak ada lagi yang menemaniku disaat aku menangis. Tanpamu... semua berbeda dan tak lagi sama.

Aku terbangun, membuka mata dan berharap hari-hariku berjalan seperti biasanya, walau tanpamu. Pagi ini sangat berbeda. Aku merasakan sesuau yang hilang. Tak ada lagi yang mengingatkan untuk menjaga pola makanku. Bukan masalah besar bagiku, aku sudah terbiasa sendiri, aku sudah mandiri dan aku sangat tahu pasti apa yang harus aku lakukan. 

Perasaan ini sangat sulit untuk di jelaskan. Tanpa dirimu, aku seperti di negeri antah berantah, yang tak tau apa aku masih hidup atau tidak. Kamu juga menjadikan diriku sebagai orang yang di asingkan ke dunia yang tak kuketahui. Aku memandang bayangan diriku yang ada di dalam cermin. Aku memperhatikannya, seperti tak ada sosok diriku dalam bayangan cermin itu. Aku sangat tak mengenali diriku yang sekarang. Kamu membuang setengah jiwaku ke tempat yang mungkin sulit untukku jangkau. Entah dimana harus ku cari jiwaku yang telah hilang itu. Aku sangat kehilangan arah. Ingin rasanya aku melempari sesuatu agar bisa memecahkan cermin yang ada di depanku itu. Agar aku tak menyadari perubahan yang begitu besar ketika dirimu menghindari dari aku. Aku terlalu lemah untuk menghadapi ini semua.

Aku benci ini semua. Entah mengapa dalam peristiwa seperti ini harus ada yang terluka, sementara kamu bisa saja tertawa. Kamu tertawa tapi kamu tak melihat disini aku terluka. Aku tak tau harus berbuat apa?

Aku heran, sebegitu mudahnya kah dirimu untuk mendapatkan kebahagiaan lagi?? Dan aku lihat, kamu sangat gampang sekali melupakan, apa yang telah terjadi. Aku hanya ingin tahu isi otakmu dan hatimu!!

Jam berganti hari, haripun berganti minggu. Aku berusaha mengikhlaskanmu. Aku tak mampu memperjuangkanmu kembali. Aku hanya bisa menatap dirimu pergi. Kepergianmu itu sangat tidak beralasan. Aku mulai terbiasa disini tanpamu sekarang.

***



Rabu, 27 Februari 2013

Akulah yang bodoh!!

Rasanya semua terjadi begitu cepat, kita berkenalan lalu tiba-tiba merasakan perasaan yang aneh. Setiap hari rasanya berbeda dan tak lagi sama. Dirimu hadir membawa perubahan dalam kehidupanku. Hitam-Putih kehidupanku dan penuh liku kini menjadi seakan akan menjadi jalan lurus penuh warna. Entahlah, perasaan ini selalu tumbuh melebihi batasku.

Aku takut kehilanganmu. Jika dirimu tak disampingku aku akan merasakan ada sesuatu yang kurang. Tapi.. entah kenapa sikapmu selalu membuat aku bertanya-tanya. Seringkali kali sikapmu seakan-akan merespon perasaanku. Dan seringkali tidak samasekali. Bagiku, ketika kamu menatap aku, seakan-akan tatapan mata itulah yang berbicara. 

Jika kamu menjauh, aku selalu bertanya pada diriku sendiri. Apakah ada kesalahan antara aku dan kamu?? Kamu mungkin belum terlalu paham dengan perasaanku, karena kamu selalu sibuk memikirkan mantan tersayangmu itu. Tetapi salahkah aku? jika aku seringkali menjatuhkan airmata karenamu??

Sekian lama aku memendam rasa yang tak kunjung kau sadari. Kamu selalu menghilang dari tatapanku. Dirimu seakan-akan menjauh dariku. Tetapi kenapa? Lihatlah aku disini yang hanya bisa terdiam membisu memikirkan perilakumu yang semakin hari seakan-akan menjauh dariku. Aku tak berhak bertanya 'kenapa?' jika kau terus tulikan telinga. Aku juga tak mungkin bisa mengatakan rindu, jika berkali-kali kau ciptakan jarak yang menjauh. Aku tak bisa apa-apa selain memandangimu dan membawa-bawa namamu dalam percakapan panjangku dengan Tuhan. 

Apakah aku tak boleh merasakan bahagia bila bersamamu?? Terlalu banyak pertanyaan yang ingin ku utarakan padamu. Tapi aku yakin kamu akan bersifat tak mau tahu soal perasaanku ini.
Aku menyayangimu yang belum tentu menyayangiku. Aku mengagumimu yang belum tentu paham dengan perasaanku.

Akhirnya, kini aku sadar. Aku bukan siapa-siapa di matamu. Aku yang hanya bisa berharap lebih dari seorang teman ternyata salah. Kamu benar, kita emang pantas disebut TTM (Teman Tapi Mesra) dan sahabat. Salahkah aku jika perasaanku tumbuh melebihi batas kewajaran?? Aku menyayangimu tidak hanya sebagai teman ataupun sahabat ataupun TTM, tetapi juga sebagai orang yang berpengaruh dalam kehidupanku. Kau yang selalu membuat aku tersenyum dan tertawa.

Namun, semua jauh dari harapku selama ini. Harapanku sia-sia. Mungkin aku yang terlalu banyak berharap. Aku tak menyadari posisiku dan tak menyadari bahwa posisimu sangat jauh dariku. Akulah yang bodoh!!

Kini, dirimu bisa tenang. Tak perlu kamu memperhatikanku lagi. Aku tak akan memperhatikanmu lagi, takkan mengganggumu lagi. Aku akan berusaha sebisaku untuk merelakan apa yang tak bisa kumiliki. Aku sudah terbiasa tersakiti, jadi bersikaplah sewajarnya, tanpa ada rasa bersalah. Dan, kamu pasti takkan sadar, jikalau aku selalu berbohong ketika aku berkata 'Aku tak apa'

Menjauhlah dariku, lakukan aktivitasmu kembali tanpa adanya diriku. Hiduplah di masa lalu dimana waktu itu aku tak hadir dalam kehidupanmu. Emang pada dasarnya aku sendiri dan sangat kesepian. Tetapi, di sanalah aku terobati atas sakitnya pengharapanmu selama ini. Tetapi, ditempat itu, aku tidak akan pernah menemui seseorang sepertimu.